Sabtu, 27 Februari 2016

Pendidikan sebagai Prioritas Dalam Pembangunan Negeri

Pendidikan sebagai Prioritas Dalam Pembangunan Negeri

http://www.suarasurabaya.net/_watermark/createimage_small.php?d=kk&c=berita&b=201512&a=164463&angka=10

Pendidikan mempunyai peran yang sangat penting dalam pembangungan sumber daya manusia. Seiring dengan kemajuan teknologi, pembangunan sumber daya manusia selalu diupayakan agar bisa terus sejalan dengan kemajuan zaman.

Apa jadinya bila pembangunan di Indonesia tidak diimbangi dengan pembangunan dalam bidang pendidikan? Walaupun pembangunan fisiknya baik, tetapi apa gunanya bila moral bangsa terpuruk akibat kurangnya pendidikan karakter. Oleh karena itu, pendidikan harus dijadikan prioritas utama dalam pembangunan negeri ini.

Seperti yang sudah kita ketahui, Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar didunia yang memiliki lebih dari 13.466 pulau. Indonesia juga termasuk Negara dengan jumlah penduduk terbanyak ke-empat di dunia setelah China, India dan USA . Pada tahun 2010, 237 juta jiwa menduduki lebih dari tiga belas ribu pulau yang tersebar di Indonesia. Diproyeksikan, populasi penduduk Indonesia setiap tahunnya akan terus meningkat. Pertumbuhan penduduk ini secara tidak langsung akan mempengaruhi nasib pendidikan masyarakat Indonesia. Lantas bagaimana kondisi pendidikan bangsa Indonesia pada saat ini?

Kualitas pendidikan di Indonesia saat ini sangat memprihatinkan. Ini dibuktikan antara lain, dari data UNESCO tahun 2000 tentang peringkat Indeks Pengembangan Manusia (IPM) atau komposisi dari peringkat pencapaian pendidikan, kesehatan, dan penghasilan per kepala yang menunjukkan, bahwa IPM Indonesia semakin menurun. Menurut survei Political and Economic Risk Consultant (PERC), kualitas pendidikan di Indonesia berada pada urutan ke-12 dari 12 negara di Asia. Sementara itu, data The World Economic Forum Swedia (2000) menunjukan Indonesia memiliki daya saing yang rendah, yaitu menduduki urutan ke-37 dari 57 negara yang disurvei di dunia. Dan masih menurut survai dari lembaga yang sama Indonesia hanya berpredikat sebagai pengikut bukan sebagai pemimpin teknologi dari 57 negara di dunia.

Semakin hari kualitas pendidikan di indonesia semakin rendah, Berdasarkan Survey United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), terhadap kualitas pendidikan Negara-negara berkembang di Asia Pacific, Indonesia menempati peringkat 10 dari 14 negara. Sedangkan untuk kualitas para guru, berada pada level 14 dari 14 negara berkembang.

Salah satu faktor rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia adalah karena lemahnya para guru dalam menggali potensi anak. Para pendidik seringkali memaksakan kehendaknya tanpa pernah memperhatikan kebutuhan, minat dan bakat yang dimiliki siswanya. Kelemahan para pendidik kita, mereka tidak pernah menggali masalah dan potensi para siswa. Pendidikan seharusnya memperhatikan kebutuhan anak bukan malah memaksakan sesuatu yang membuat anak kurang nyaman dalam menuntut ilmu. Proses pendidikan yang baik adalah dengan memberikan kesempatan pada anak untuk kreatif. Itu harus dilakukan sebab pada dasarnya gaya berfikir anak tidak bisa diarahkan.





Selain itu kurangnya pemerataan pendidikan di berbagai daerah juga sangat mempengaruhi terpuruknya pendidikan di Negara Indonesia saat ini. Ditambah lagi dengan banyaknya orang yang menyatakan bahwa pendidikan itu mahal, sehingga masyarakat Indonesia yang memiliki pendapatan perkapita rendah mereka tidak mampu membiayai sekolah anaknya lebih lanjut dan menyebabkan kian terpuruknya kualitas pendidikan anak-anak Indonesia.

Rendahnya tingkat pendidikan di Indonesia mengakibatkan masyarakat sulit untuk menerima dan memahami hal-hal baru. Hal ini jelas terlihat dengan kurangnya kemampuan masyarakat dalam merawat hasil pembangunan secara benar, sehingga banyak fasilitas umum yang rusak karena kurangnya kemampuan masyarakat untuk memperlakukannya secara tepat. Selain itu, kondisi pendidikan yang belum begitu baik membuat tingkat penguasaan teknologi masih rendah. Kita masih harus mendatangkan tenaga ahli dari Negara maju. Keadaan ini sungguh ironis, dimana keadaan jumlah penduduk Indonesia besar, tetapi tidak mampu mencukupi tenaga ahli yang sangat diperlukan dalam pembangunan. Kenyataan seperti ini apabila terus dibiarkan akan menghambat jalannya pembangunan. Oleh karena itu, pemerintah harus membuat kebijakan-kebijakan yang dapat meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

Solusi agar mutu pendidikan di Indonesia meningkat adalah dengan meningkatkan kualitas guru dan kualitas sarana dan prasarana yang ada di tiap sekolah. Tidak hanya di kota – kota besar saja, bahkan di desa atau pedalaman yang jaraknya jauh dari pusat pemerintahan lah yang justru membutuhkan sarana dan prasaran pendidikan yang lebih memadai.

Pemerintah juga perlu meningkatkan kurikulum pendidikan sesuai kebutuhan zaman yang setiap saat berubah agar pendidikan di Indonesia tidak tertinggal oleh pendidikan di negara-negara lain yang sudah jauh lebih maju.

Selain itu untuk memeratakan pendidikan hingga ke tingkat masyarakat yang berekonomi rendah, di perlukan kebijakan pemerintah untuk meringankan biaya pendidikan bagi mereka yang kurang berkecukupan dalam segi ekonomi, bukan hanya mereka yang berprestasi saja tetapi juga meringankan biaya pendidikan bagi mereka yang belum memiliki prestasi.




Sekarang ini pemerintah cenderung hanya terfokus untuk meringankan biaya pendidikan bagi mereka yang berprestasi saja dengan program yang disebut beasiswa. jika pemerintah hanya berfokus pada mereka yang berprestasi lalu bagaimana nasib anak - anak negeri ini yang tidak mampu bersekolah karna masalah ekonomi dan belum memiliki prestasi? Apakah mereka di biarkan begitu saja dan di cap tidak pantas di berikan keringanan biaya karna tidak berprestasi?

Inilah permasalahan yang sekarang ini terjadi, yaitu pemerintah hanya terfokus pada mereka yang berprestasi dan cenderung mengacuhkan mereka yang belum memiliki prestasi. Justru pemerintah harus membantu mereka yang belum memiliki prestasi agar kelak mereka bisa memiliki prestasi yang akan membawa indonesia menuju ke arah indonesia yang lebih baik.



Pemerintah berkewajiban untuk mencerdaskan anak – anak yang tidak mampu bersekolah dan belum memiliki prestasi. Karena cita – cita bangsa Indonesia adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, bukan hanya mencerdaskan mereka yang sudah berprestasi saja tetapi seluruh masyarakat terutama mereka yang tidak mampu bersekolah dengan alasan ekonomi. Inilah langkah yang harus dilakukan pemerintah agar bakat dan minat anak – anak Indonesia yang belum memiliki prestasi bisa berkembang.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Copyright © Colorful Life | Powered by Blogger | Designed by Dapinder