Senin, 13 April 2015

Tingginya Angka Perpindahan Penduduk dari Desa ke Kota

Tingginya Angka Perpindahan Penduduk dari Desa ke Kota


Tingginya pertumbuhan penduduk di Indonesia mendorong para penduduk untuk bersaing mencari pekerjaan yang lebih layak, dalam persaingan mencari lapangan pekerjaan ini beberapa penduduk akan melakukan proses urbanisasi keluar daerah, destinasi utamanya adalah ke kota-kota besar, karena diyakini memiliki banyak lapangan pekerjaan. Fenomena perpindahan penduduk secara besar-besaran dari berbagai pelosok daerah pedesaaan ke kota-kota besar di Indonesia adalah salah satu dilema yang paling merisaukan dalam proses pembangunan di Indonesia.

Sayangnya proses perpindahan penduduk dari desa ke kota ini tidak didukung dengan tingkat pengetahuan penduduk yang dimiliki, sehingga hal ini akan menimbulkan bentuk masalah baru, seperti meningkatnya angka tuna karya yang ada di kota, karena beberapa penduduk desa yang berpindah dari desa ke kota memiliki kualitas hidup yang rendah. Sehingga tidak mampu bersaing di kota, mereka yang tidak mampu bersaing akan menambah beban di kota tersebut.

Urbanisasi adalah masalah yang cukup serius bagi kita semua. Persebaran penduduk yang tidak merata antara desa dengan kota akan menimbulkan berbagai permasalahan kehidupan sosial kemasyarakatan. Jumlah peningkatan penduduk kota yang signifikan tanpa didukung dan diimbangi dengan jumlah lapangan pekerjaan, fasilitas umum, aparat penegak hukum, perumahan, penyediaan pangan, dan lain sebagainya tentu merupakan suatu masalah yang harus segera dicarikan jalan keluarnya.

Selain dikota, kehidupan di desapun harus diperhatikan, banyaknya pertumbuhan penduduk produktif di desa yang lebih memilih untuk ber-urbanisasi diakibatkan karna penghasilan dari pekerjaan di desa tidak seberapa serta semakin sedikitnya lahan pekerjaan yang tersedia, tentunya hal ini memiiki penyebab, penyebab semakin sedikitnya lahan pekerjaan di desa tidak lain karena lahan pertanian, perkebunan dan peternakan yang menjadi lahan pekerjaan utama di desa semakin sedikit, mengingat tingginya angka pertumbuhan penduduk yang menjadikan kebutuhan akan tempat hunian meningkat, sehingga seringkali penduduk mengorbankan lahan pertanian, perkebunan, serta peternakan yang produktif untuk dijadikan lahan hunian yang baru. Selain itu tingginya impian untuk menjadi orang yang lebih sejahtera kerap kali menjadi faktor utama pendorong urbanisasi.

Untuk meminimalisir terjadinya urbanisasi yang sudah mulai tidak terkontrol ini kami mengajukan beberapa solusi, seperti menciptakan lahan pekerjaan baru di pedesaan dengan cara membangun perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan pertanian, perkebunan serta peternakan yang terorganisir, dengan adanya perusahaan yang bergerak dibidang pertanian, peternakan, ataupun perkebunan akan otomatis membutuhkan banyak pekerja. Dan tentunya hal ini akan mengurangi tingkat urbanisasi yang dilakukan penduduk desa, untuk melakukan hal ini tentunya pemerintah harus berperan aktif juga agar proses pelaksanaan, pengolahan, serta pemasaran hasil produksi dapat berjalan optimal.


Selain menciptakan lahan pekerjaan di sentra pertanian, perkebunan, dan peternakan, kami juga memberi gagasan dengan cara meminta pemerintah melakukan pelatihan yang bertujuan untuk memberdayakan perempuan di desa agar dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri secara mandiri, sekarang ini sudah ada program Pembinaan Kesejahteraan Keluarga(PKK), program pkk ini merupakan organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia. Sayangnya organisasi ini belum menyentuh seluruh desa di Indonesia, organisasi seperti ini tentunya akan sangat berperan dalam proses meningkatkan kesejahteraan penduduk, diharapkan dengan hadirnya organisasi seperti ini penduduk akan menciptakan sebuah karya produk secara mandiri, serta dengan adanya pelatihan yang dilakukan akan memungkinkan penduduk menciptakan diferensiasi hasil produksi yang akan menambah nilai jual dan tentunya akan menambah nilai kesejahteraan hidup penduduk, serta memperkecil angka penduduk yang melakukan urbanisasi.

Dalam gagasan terakhir ini kami meminta pemerintah untuk menyediakan hunian yang terorganisir seperti pembangunan komplek perumahan yang terorganisir dengan baik sehingga dapat meminimalisir pengalih fungsian lahan perkebunan, pertanian ataupun peternakan. Disamping itu kami juga mengharapkan pembangunan rumah susun diwilayah padat penduduk serta diwilayah pedesaan yang memiliki sistem sanitasi yang baik. Dengan adanya rumah susun ini diharapkan pembangunan hunian dengan cara menghilangkan lahan pertanian, perkebunan serta peternakan dapat dikurangi secara drastis, serta diharapkan dengan adanya rumah susun ini kualitas hidup penduduk dapat ditingkatkan, hal ini dikarenakan dengan adanya rumah susun, kebersihan lingkungan dapat terjaga dengan baik, serta terlaksananya pola hidup bersih dan sehat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Copyright © Colorful Life | Powered by Blogger | Designed by Dapinder